Sabtu, 12 Maret 2022

Peringatan Isra Miraj Gridaba (16)

 

Sabtu, 12 Maret 2022 Gridaba memperingati hari besar Islam Israj Miraj. Sebuah peringatan yang lama sekali tidak dilaksanakan karena pendemi. Alhamdulilah saat ini kami bisa memperingati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh para pengurus OSIS baru. Kali pertama OSIS mengadakan acara selama kepengurusan yang baru.

Peringatan ini diselenggarakan masih dalam masa anak-anak masih mengikuti pembelajaran secara blended learning. Jadi anak-anak kelompok 2 mengikuti KBM terlebih dahulu. Sedangkan kelompok 1 berangkat pukul 09.45 langsung mengikuti peringatan di ruang serba guna yang merupakan gedung baru.

Pukul 10.00 anak-anak kelas 7 sampai kelas 9 sudah menempati ruangan dengan duduk lesehan. Beberapa siswa ada yang berada di teras karena ruangan penuh. Bapak ibu guru yang berseragam batik coklat dengan kerudung merah duduk bersama di panggung. Suasana amat ramai saat itu. Para siswa tetap memakai masker. Mereka duduk sambil mengikuti acara demi acara. Sebelumnya para siswa telah disarankan untuk membawa bekal makan dan minum dari rumah.

Tema kali ini adalah meneladani uswatun Hasanah Rasulullah melalui pembiasaan pendidikan karekter.  Bu Mia selaku kepala sekolah menghimbau agar karakter anak didik makin baik. Patuh pada guru, jujur dan duduk dengan baik adalah bagian dari karakter. Bu Mia mengimbau agar peringatan ini menjadikan anak didik berkarakter. Selanjutnya beliau mengharapakan para anak didik untuk mengikuti acara hingga akhir.

Sambutan ketua panitia dan ketua OSIS disampaikan dengan suara lantang dan jelas. Ketua OSIS baru bernama Bias menjadikan suasana ramai sedikit reda.

Acara yang ditunggu pun tiba. Tausiyah yang akan disampaikan Pak Ali Nugroho, guru agama Islam Gridaba. Dengan senyum khas, Pak Ali naik panggung. Dengan suara penuh semangat, para siswa bisa diam. Pak Ali bisa menjadikan para siswa tenang.




Sesuai dengan tema bahwa Pak Ali mengharapakan anak-anak bersikap jujur, patuh, dan hormat pada guru. Tak lupa mengingatkan agar salat lima waktu dijalankan dengan baik. Saat ditanyakan pada para siswa yang tidak subuhan, masih banyak siswa yang belum juga melaksanakan. Selain itu, Pak Ali mengajak anak-anak untuk selalu minta maaf jika ada kesalahan dengan siapa pun. Sayang dan hormat kepaa orang yang lebih tua itu wujud dari karakter. Keteladanan Rasulullah bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebuah ilmu bermanfaat telah kami terima. Semoga mulai saat ini kita bersama-sama kembali menjadi murid yang patuh guru. Akhirnya acara ditutup dengan doa. Alhamdulillah acara berjalan lancar.

 Ambarawa, 12 Maret 2022

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia16

 

1 komentar:

  1. Bersikap jujur, sayang, hormat kepada orang yang lebih tua atau yang dituakan. Satu di antaranya dengan memberi salam atau menjawab salam. Satu lagi, kalau bertanya ya dijawab.

    BalasHapus