Kamis, 24 Maret 2022

Pembiasaan yang Wajib Dilestarikan

 

Alah bisa karena biasa. Hal ini memang benar-benar nyata. Kalau kita melakukan kebiasaan baik tentu akan menghasilkan hal baik.

Gridaba telah lama melaksanakan pembiasaan pada awal pembelajaran selama dua puluh menit. Pada hari Senin, Selasa  bersama-sama membaca Asmaul Husna. Sedangkan pada hari Rabu dan Kamis para siswa membaca Juz Amma. Secara serentak para siswa membaca Asmaul Husna atau Juz Amma yang dipandu oleh guru PAI lewat TOA yang berada di ruang tata usaha. Secara serentak para siswa bisa menyimak di kelas masing-masing.

Pembiasaan lain adalah literasi. Para siswa melaksakan kegiatan leterasi pada hari Jumat dan sabtu. Literasi setiap minggu tidak sama. Kadang siswa membaca dan merangkum buku yang ada di pojok baca atau yang dibawa sendiri dari rumah. Kadang siswa berliterasi dengan menulis kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Biasanya saya atau Bu Mis memberi materi apa yang akan dikerjakan siswa. Kemudian para siswa menulis di buku leterasi masing-masing. Selanjutnya buku literasi dikumpulkan untuk ditanda tangani wali kelas.

Pembiasaan ini akan menjadikan siswa lebih tertib dan akan meningkatkan karakter siswa. Sebenarnya ada pembiasaan lagi saat pulang sekolah yaitu para siswa wajib mengikuti salat duhur sepulang sekolah. Namun, karena para siswa belum PTM semuanya sehingga untuk sementara belum dijalankan lagi. Semoga PTM seluruh siswa bisa diterapkan lagi agar semua pembiasaan sekolah bisa lebih maksimal. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar