Rabu, 30 Maret 2022

Sekolahku Sekolah Adiwiyata









Beberapa waktu lalu, saya keliling untuk mengecek kehadiran siswa karena saya piket hari itu. Sekolahku jauh lebih baik dari awal mengajar.

SMPN 2 Banyubiru sudah mendapat predikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. Alhamdulillah. Ini semua berkat kerja keras warga sekolah. Selain administrasi, wajah sekolah kami tentu sudah masuk kriteria sebagai sekolah adiwiyata. 

Pintu gerbang dengan gapura berdiri kokoh. Saat masuk area sekolah, sebuah taman yang indah dengan ada tulisan Gridaba sekolah Adiwiyata menambah wajah depan sekolah tampak cantik.

Taman depan bunga kuning dan sebuah rangkaian besi berupa lambang love serta bunga-bunga indah menjadi kesan awal yang menarik. Kemudian di beberapa titik ada tempat untuk mencuci tangan lengkap dengan sabun cair. Tempat cuci tangan yang terbuat dari pasir dan semen ini amat cantik dipandang. 

Di sebelah kanan taman sekolah ada tugu literasi dengan bunga-bunga cantik di sisinya. 

Di depan ruang guru ada _green house_ dengan aneka tanaman yang tertata apik. Berbagai bunga, tanaman obat ada dalam green house. 

Ada juga peresapan air yang berada di depan ruang guru. Beberapa alat dipasang di atas tanah dengan cara memasukkan alat tersebut. Memang saat ini tidak tampak karena tertutup rumput hijau. 

Memasuki kelas bawah ada kolam ikan. Sudah beberapa kali sekolah sudah panen ikan nila. Kemudian dimasak bersama. Hemm lezat sekali mengonsumsi hasil panen sendiri. 

Lantas apa lagi ya?

Oh ya, sekolah sudah menerapkan bebas plastik. Dulu saat sebelum Corona datang kantin tidak boleh menjual jajanan yang ada plastik. Semua jajanan dibungkus daun atau kertas. Sedangkan minuman disediakan penjual  dalam gelas. Jajanan dalam kemasan sudah tidak ada lagi.

Inilah yang menjadikan sekolah menjadi bersih. Para siswa pun diwajibkan membawa tepak dan gembes. Sekolah telah menerapkan tepakisasi dan gembesisasi. 

Jika anak tidak membawa bekal bisa membeli dengan tepak yang dibawa. Sekolah juga menyediakan air minum dalam galon yang berada di masing-masing kelas.  Anak tinggal ambil sendiri.  

Teras tiap ruang tertata bunga dalam pot. Pot hasil karya siswa yang memanfaatkan kain yang sudah tak terpakai menjadi pot yang indah dan cantik. Ini hasil dari para siswa pada mata pelajaran prakarya.

Kebun belakang kelas juga banyak tanaman pisang. Kami sering menikmati hasil panen di kebun sendiri. Di samping tananam ada kandang kelinci. Kelincahan kelinci kadang tampak kala ia keluar dari kandang. Putih bersih lucu sekali. 

Tempat sampah organik dan non-organik tersedia di beberapa titik. Tak lupa ada beberapa komposter yang telah menghasilkan pupuk cair. Pupuk yang bisa digunakan untuk memupuk tanaman. 

Di belakang ruang kelas ada juga bank sampah yang siap menampung sampah dari kelas. Selanjutnya sampah tersebut bisa dijual. 

Aneka tanaman tumbuh subur. Pohon-pohon tampak rindang. Di sela-sela pohon ada slogan yang terbuat dari ban bekas. Tulisan dalam ban bekas yang berbentuk bulat berisi ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya, gunakan air seperlunya, sayangi aku, dan lainnya. Semua dibuat untuk menyemangati warga sekolah agar memperhatikan lingkungan agar sekolah bersih dan indah.  

Tiap sudut sekolah pun dicat dengan cantiknya dengan tangan dingin Pak Ali. Alhamdulillah berkat kerjasama sama kepala sekolah, para guru dan karyawan, komite serta semua warga sekolah, SMPN 2 Banyubiru menjadi sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. Semoga predikat ini sebagai penyemangat kami untuk menjadikan sekolah bersih yang dapat mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter. Aamiin

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia31


Terlambat Lagi




Hari kedua dan ketiga latihan ujian sekolah dilaksanakan dengan lancar. Alhamdulillah semua berangkat tanpa ada yang alpa. Namun, beberapa anak masih terlambat. Bahkan yang terlambat anak-anak yang hari sebelumnya. 

"Piye to Nang kok terlambat lagi!" kataku saat menjumpai anak yang bernama Fajar. 

Si anak malah tertawa tanpa beban. 

"Gak malu terlambat lagi?"

"Malu Bu."

Akhirnya saya nasihati agar tidak terlambat lagi. Saya sampaikan bahwa latihan ujian bukan hanya latihan soal saja tetapi latihan kedisiplinan juga. 

Hal ini juga saya sampaikan pada para siswa  hari ini yang terlambat. Tampak anak yang katanya berangkat sekolah pukul 06.30 ini tertawa tipis. Ia pun berjanji tak akan terlambat lagi.

Selain masih ada yang terlambat, ada beberapa hal yang belum sempurna yaitu dalam hal penulisan. Oleh karena itu Bu Dyah selaku urusan pengajaran menginformasikan di grup tentang hal-hal yang harus ditulis siswa. Misalnya, nama diri ditulis nama huruf kapital, mengarsir yang tebal, nomor ditulis sama dengan yang ada dalam kartu. 

Itulah hal-hal yang menjadi permasalahan selama Latihan Ujian Sekolah. Semoga hari keempat besok lebih baik. Aamiin

#maretbahagiagbm2022

#maretbahagia30


Slup-slupan Gedung Serbaguna

 





Tradisi slup-slupan sering kita dengar oleh masyarakat Jawa. Istilah lainnya adalah memasuki rumah baru. Biasanya ada selamatan dan makan bersama sebagai rasa syukur. 


Seperti hari ini, Rabu 30 Maret 2022 keluarga besar SMPN 2 Banyubiru mengadakan selamatan dalam rangka memasuki Gedung Baru Serbaguna. Usai pembelajaran kira-kira selesai salat duhur kami bersama-sama menuju ruang serbaguna yang berada di depan sebelah kanan. 


Gedung tampak megah bercat coklat. Ruangan terbuka lebar dengan pintu yang bagus. Kami langsung masuk ke gedung yang amat luas. Kursi-kursi biru sudah tertata rapi. Semua guru dan karyawan duduk berjajar menghadap ke panggung. 


Kepala sekolah, ibu Mia beserta para komite telah duduk di deretan kursi yang ada mejanya. Acara pembukaan pun dimulai dipandu oleh Pak Ali Nugroho. 


Bersamaan acara dibuka, hujan cukup deras sehingga suara kurang jelas. Limpahan rezeki hujan datang bertepatan dengan rasa syukur kami atas selesainya gedung serbaguna. 


Acara selanjutnya adalah sambutan kepala sekolah, ibu Sumiyatun. Bu Mia menyampaikan rasa syukur tak terhingga atas selesainya gedung serbaguna yang telah selesai dan sudah bisa ditempati. Perwakilan komite juga menyampaikan terima kasih atas bantuannya hingga gedung serbaguna telah selesai. 

Ucapan terima kasih kepada semua pihak antara lain, ibu Sumiyatun selaku kepala sekolah, para guru dan karyawan serta wali murid. 

Alhamdulillah rencana telah  terwujud.  Pembangunan ini membuat bangga. Saat ini sudah terwujud walaupun masih banyak kekurangan. Semua pihak yang telah bersodakoh pada pembangunan gedung ini semoga menjadi amal soleh pdam  mendapat imbalan dari Allah Swt.

Acara selanjutnya adalah potong tumpeng dan makan bersama. Sebuah tumpeng dengan aneka lauk telah tersedia dengan wajah yang cantik. Ada gudangan, tempe goreng, ayam ingkung, telur, peyek teri serta kerupuk. Semua makanan menggoda jiwa. 

Di antara derasnya hujan, kami makan bersama. Betapa nikmatnya kebersamaan ini. Semoga gedung serbaguna ini bisa membawa manfaat bagi warga sekolah. Aamiin

#maretbahagiagbm2022

#maretbahagia29


Selasa, 29 Maret 2022

Rezeki tak Terduga

 

Rezeki tak terduga datang hari ini, Selasa 29 Maret 2022. Saat saya jaga Try Out ada notifikasi. Segera saya buka WA dari teman penulis.

[Asalamuallaikum Bu] tulis Mbak Arinda

[Bu ini laporan royalti buku Anakku Tabungan Surgaku]

[Saya transfer ke rekening Jenengan nggeh?]

Seketika saya agak kaget. Rezeki tak terduga datang. Saya pikir buku yang lama terbit sudah tak ada royaltinya. Lantas saya balas chat Mbak Arinda.

[Alhamdulillah, terima kasih Mbak. Saya tak menduga ternyata masih ada royalty dari penerbit]

[Ya, Bu. Buku lama kok masih ada. Alhamdulillah]

[Ya, Alhamdulillah, sekali lagi terima kasih] tulisku

Itulah sedikit percakapan saya dengan Mbak Arinda tentang royalti lyang masih ada. Berapa pun tetap disyukuri rezeki yang kami terima. 

Oh ya, sekadar kilas balik tentang buku itu. Waktu itu saya diajak duet oleh Mbak Arinda untuk membuat buku non-fiksi.  Buku yang berkisah tentang orang-orang yang kehilangan buah hati. Saya waktu itu amat senang karena digandeng penulis andal yang telah banyak menerbitkan buku. Yang tertarik adalah buku kami akan diajukan ke penerbit mayor. Betapa senangnya waktu itu.

Saya pun akhirnya diberi tugas oleh Mbak Arinda untuk menulis cerita nyata dari orang-orang yang kehilangan anak. Oleh karena itu, saya pun berburu ke berbagai teman yang punya cerita tentang orang yang kehilangan anak. Informasi tema tersebut saya kirim di grup-grup WA. Selanjutnya saya mewawancari narsum secara online. Selain itu saya pun mewancari langsung dengan orang yang kebetulan berada di daerah Ambarawa.

Setiap cerita dibuat delapan halaman. Wah benar-benar perjuangan waktu itu. Bukan satu dua cerita melainkan ada 6 cerita dengan berbagai kasus. Saya menulis cerita tentang anak yang kehilangan bayi dalam kandungan. kehilangan anak saat ditinggal jualan bakso dll.  Saya diberi waktu amat singkat untuk mengerjakan tulisan itu. Di tengah kesibukan saya harus mengerjakan. Masih ingat saat ada acara kegiatan literasi di Yogyakarta pun saya kerjakan.

Akhirnya dalam waktu singkat selesai juga yang menjadi bagian saya. Segera saya kirim ke Mbak Arinda. Alhamdulilah beberapa minggu kemudian naskah siap dikirim ke penerbit. Saya pun ikut serta mengedit naskah itu. Setelah beberapa bulan saya mendengar kabar buku yang berjudul Anakku Tabungan Surgaku bisa terbit di Tiga Serangkai. Suatu kebahagiaan tersendiri.

Tak diduga bahwa buku tersebut bisa mejeng di toko buku se-Nusantara. Royalti pun lancar diterima kami berdua. Alhamdulilah. 

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia28

 

 

 

Senin, 28 Maret 2022

Latihan Ujian Sekolah (1)

 


Jelang ujian sekolah, sekolah menyelenggarakan latihan ujian atau try out.  Hal ini untuk melatih para siswa sejauh mana kemampuannya dalam mendalami materi pembelajaran. 

Try Out kali ini dilaksanakan bersamaan dengan pembelajaran kelas 7 dan 8. Namun, kelas 7 dan 8 tetap masuk. Pembelajaran  kelas 7 dan 8 tetap menerapkan pembelajaran dengan sistem blended learning.  Sehari masuk sehari belajar di rumah.

Hari pertama latihan ujian berjalan lancar. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pagi itu saya tidak jaga try out karena mapel bahasa Indonesia yang diujikan saat itu. Saya hanya ikut memantau di ruang guru. Kebetulan saya juga ikut dalam kepanitiaan Ujian Sekolah. 

Sesaat saya ingin membuka laptop, Bu Ita mengabarkan bahwa beberapa siswa belum datang. 

"Saiful Munir dan Dani 9 A belum ada Bu."

"Wah, ada apa ini!" Rasanya gemes dengan anak-anak yang kurang memperhatikan Ujian Sekolah.

Berulang kali saya bergumam sendiri karena ulah siswa yang menyepelekan kegiatan ini. Segera saya telpon wali murid dan saya umumkan di grup wali murid. Tak lupa saya berusaha menghubungi dua anak ini. Namun, tak ada jawaban. Mungkin terlambat masuk itu perkiraan saya. 

Tak lama kemudian Bu Lina juga mengabarkan beberapa siswa kelas 9 B belum juga kelihatan. 

"Waduh... anak-anak ini selalu terlambat. Tes pun terlambat," ucapku agak geram. 

"Yang belum kelihatan ini Bu," ucap Bu Lina yang baru saja selesai keliling untuk mengecek kehadiran siswa. 

"Waduh!"

Kami para guru yang ada di ruang guru prihatin dengan anak-anak ini. 

"Siapa saja Bu Lina?" 

"M sandi, Toriq, Cevin, Daffa, Rizky Assofa."

Dalam hati saya tidak heran dengan anak-anak tersebut. Sudah sering mereka terlambat. Jadi kemungkinan besar mereka terlambat. 

Beberapa menit kemudian si Dani dan dua anak lain masuk ke ruang guru. Mereka terlambat. 

"Saya baru saja mengantar Bapak ke Klinik Bu," ucap Dani. Kami pun memaklumi dia. Segera dibuatkan surat izin masuk kelas karena terlambat. Tak terkecuali dengan dua anak lain yang katanya bangun kesiangan.

Selanjutnya ada kabar anak-anak tadi sudah masuk kelas. Alhamdulillah mereka pun bisa mengikuti latihan ujian pada hari pertama. 

Pelaksanaan hari pertama ujian sekolah berjalan lancar. Semoga hari kedua lebih tertib.

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia27


Minggu, 27 Maret 2022

Menjelang Ramadan




Tak terasa Ramadan sudah di depan mata. Sudah siapkah diri kita untuk menyambutnya? Banyak cara untuk menyambutnya. Selain acara tradisi bersih kubur dan nyadran, hari ini masjid At-Taqwa mengadakan acara untuk menyambut Ramadan.

Azan subuh berkumandang jelas, segera aku dan suami berjamaah ke masjid. usai salat ada tausyiah singkat tentang menyambut Ramadan. Jumlah yang hadir lumayan banyak. Ahad ini memang ada agenda untuk bersih-bersih masjid.

Hanya beberapa menit setelah tausyiah, kami bersama-sama mengelilingi kampung. Bapak-bapak, Ibu-ibu serta anak-anak ikut serta. Kami mengawali dari Masjid menuju ke jalan raya. Hanya beberapa meter belok ke kiri menuju jalan kampung kemudian menuju jalan rel kereta api.

Cuaca amat cerah saat itu. Jauh memandang tampak gunung telomoyo menjulang tinggi. Langit cerah dan persawahan yang subur. Kami berjalan terus menyusuri rel kereta api yang sudah jarang digunakan. Berjalan sambil ngobrol sana-sini. Selanjutnya belok kanan menuju Masjid.


Sampai di masjid sudah ada bubur hangat. Kami, para ibu mempersiapkan dengan meracik bubur yang bisa langsung disantap para jemaah yang pulang dari jalan-jalan. Bubur beras putih dipadukan dengan sayur lodeh, bakmi goreng, telur godok, pecel dan krupuk siap diracik per piring. Satu per satu racikan bubur diberikan anak-anak. Mereka tampak menikmati bubur yang amat enak ini. Kalau yang tidak suka pedas, kami sediakan bubur dengan lauk sayur tahu yang tidak pedas. Usai makan bersama, para jemaah bekerja bakti untuk membersihkan masjid. Masjid pun jadi  bersih.

 

#tantanganmaretbahagia2022

#maretbahagia26

 

Jumat, 25 Maret 2022

Jelang Ujian Sekolah (2)


Menjelang ujian sekolah ada latihan ujian yang akan dilaksanakan hari Senin, 28 Maret 2022. Hari ini, Jumat pada jam terakhir diberi pengarahan oleh sekolah. Para siswa memasuki ruangan serba guna yang masih baru. Saya beserta beberapa para guru lain membantu mengarahkan untuk duduk dengan baik di lantai yang sebelumnya telah dibersihkan. 

Para siswa putra duduk di depan, sedangan para siswa putri duduk di belakang. Para wali kelas 9 ikut mendampingi pengarahan Jumat tadi. 

Selanjutnya Bu Nursih selaku wakil kepala sekolah memberikan pengarahan agar pelaksanaan latihan ujian berjalan lancar. 

Berbagai hal disampaikan oleh Bu Nursih. Pertama, diharapkan para siswa sudah masuk ke ruang masing-masing pukul 07.00. para siswa tidak boleh terlambat. Kedua, alat tulis dipersiapkan sendiri dari rumah. Ketiga, tata tertib sekolah tetap dipatuhi dengan memakai seragam sesuai ketentuan. Keempat, para siswa harap menjaga kesehatan agar bisa melaksanakan latihan ujian dengan sehat. Kelima, siswa selalu belajar dengan sungguh-sungguh agar nilai bisa maksimal. 

Selanjutnya para siswa diingatkkan untuk bersiap-siap mengikuti ujian sekolah, ujian praktik yang akan dilaksanakan usai latihan ujian. Sekolah juga akan memprogramkan acara wasana warsa. 

Acara diakhiri dengan pengarahan dari Pak Ali tentang ketertiban. Salah satunya dengan kerapian rambut para siswa putra. Beberapa anak dikelompokkan tersendiri yang sekiranya rambutnya sudah panjang. Selanjutnya Pak Ali mengharapkan agar para siswa sudah merapikan rambut saat latihan ujian sekolah dilaksanakan.

Alhamdulillah acara pengarahan berjalan lancar. Para siswa dibubarkan untuk pulang. Semoga pengarahan tadi bisa dipahami para siswa. Inilah sebuah upaya sekolah agar para siswa bisa dengan tertib melaksanakan latihan ujian sekolah. Semoga pelaksanaan latihan ujian sekolah berjalan lancar. Aamiin

#tantanganmaretbahagia2022

#maretbahagia25


Nyadran

 




Nyadran adalah kegiatan yang dilakukan sebelum ramadan. Tradisi ini sudah turun temurun. Biasanya diawali dengan bersih kubur lalu selamatan bersama.

Seperti halnya di desaku ada nyadran lagi setelah dua kali vakum karena adanya pandemi. Alhamdulillah hari Kamis Wage tanggal 24 Maret 2022 tradisi nyadran dilaksanakan kembali di  Desa Panjang. Pelaksanaan di dekat pemakaman Ndangkel Dusun Sumber. 

Usai pulang mengajar, aku segera berkemas-kemas untuk berangkat menuju tempat acara nyadran. Sesuai undangan yang disampaikan pengurus PKK RW acara dimulai pukul 15.30. 

Aku  dan adik yang datang dari luar kota sudah sepakat bareng. Sambil menunggu adik persiapan, aku bersama suami berangkat terlebih dahulu. Sampai di dusun Sumber sudah ada beberapa bapak-bapak yang bertanya tentang tujuan kami. Karena tujuannya nyadran, kami langsung dipersilakan untuk terus jalan. Sedangkan yang cuma lewat dipersilakan untuk mencari jalan lain. Tujuannya agar jalan tidak macet. 

Jalan menuju tempat acara nyadran yang menanjak kini sudah lebih luas dan sudah beraspal. Lalu lalang lebih ramai dari biasanya. 

Depan ruangan terbuka telah banyak orang yang menyambut kami. Selain itu  ada tenda  biru  agar bisa mencukupi orang yang mau nyadran. Bapak-bapak mengatur tempat parkir. 

Aku  pun memasuki ruangan yang lumayan luas. Ruangan yang beratap dan terbuka ini sudah banyak para ibu yang sudah duduk berhadap-hadapan. 

"Bu, duduk sini," panggil Bu Heny sambil memandangku. Segera aku duduk bersebelahan dengan Bu Heny dan ibu-ibu lain.  

Hampir semua ibu membawa makanan. Ada yang membawa nasi dengan aneka lauk dalam rantang, ada yang membawa ceting yang berisi aneka jajanan seperti roti, jajan pasar. 

Bawaanku  kuletakkan di depan tempatku duduk seperti ibu-ibu lain. Kali ini aku membawa buah-buahan. Tak ada ketentuan yang bisa dibawa. Intinya bersedekah dengan sesama. 

Tampak beberapa perangkat desa telah duduk di panggung. Ada perangkat desa, ketua RW dan beberapa perwakilan dari kecamatan juga hadir. Ruangan makin lama makin penuh. Bukan hanya ibu-ibu, bapak-bapak juga banyak yang hadir. Ruangan dan tenda pun penuh sesak. Benar-benar penuh ruangan yang menghadap ke timur ini. Semua yang hadir tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Sambil menunggu yang baru masuk ruangan, ada yang membacakan nama ahli kubur yang dikirimkan oleh keluarganya untuk didoakan. Anak cucu titip doa sekalian bisa sambil beramal. Ada juga yang mengedarkan wadah untuk meminta sedekah.

Acara pun dimulai dengan sambutan ketua RW, kepala desa dan perwakilan dari kecamatan. Para perangkat desa sangat mendukung acara ini dengan tujuan untuk mendoakan para ahli kubur yang berada di pemakaman Ndangkel. Acara ini dihadiri siapa saja yang punya ahli kubur di Ndangkel. Jadi yang hadir warga Muslim dan non-muslim. Doa pun dipandu oleh pemuka agama Islam dan Katolik. 

Tradisi ini bisa menjadi salah satu silaturahmi antarwarga, bisa jadi untuk berdoa bersama dan bisa juga untuk membersihkan makam leluhur. Hal ini salah satu wujud  bakti kita pada orang tua. 

Usai doa bersama, kami makan bersama. Ruangan menjadi riuh. Semua makanan dibuka untuk disantap bersama. Saling memberi dalam kesempatan itu amat diutamakan. Buah-buahan yang kubawa segera saya bagikan ke ibu-ibu sekeliling. Adik bawa makanan yang dibungkus dalam mika juga habis dibagikan. 

Aku kebagian satu dus nasi dengan lauk. Alhamdulillah. Usai makan bersama kami pulang. Selanjutnya saya menuju makam bapak ibu. Alhamdulillah makam sudah bersih. 

Aku dan adik pun berdoa bersama sambil menaburkan bunga. Semoga bapak ibu Husnul khatimah. Diampuni dosa-dosanya dan dicatat amal kebaikan. Senja telah tiba kami bersama-sama menuju rumah. 

#tantanganmaretbahagia2022#maretbahagia24


Kamis, 24 Maret 2022

Pembiasaan yang Wajib Dilestarikan

 

Alah bisa karena biasa. Hal ini memang benar-benar nyata. Kalau kita melakukan kebiasaan baik tentu akan menghasilkan hal baik.

Gridaba telah lama melaksanakan pembiasaan pada awal pembelajaran selama dua puluh menit. Pada hari Senin, Selasa  bersama-sama membaca Asmaul Husna. Sedangkan pada hari Rabu dan Kamis para siswa membaca Juz Amma. Secara serentak para siswa membaca Asmaul Husna atau Juz Amma yang dipandu oleh guru PAI lewat TOA yang berada di ruang tata usaha. Secara serentak para siswa bisa menyimak di kelas masing-masing.

Pembiasaan lain adalah literasi. Para siswa melaksakan kegiatan leterasi pada hari Jumat dan sabtu. Literasi setiap minggu tidak sama. Kadang siswa membaca dan merangkum buku yang ada di pojok baca atau yang dibawa sendiri dari rumah. Kadang siswa berliterasi dengan menulis kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Biasanya saya atau Bu Mis memberi materi apa yang akan dikerjakan siswa. Kemudian para siswa menulis di buku leterasi masing-masing. Selanjutnya buku literasi dikumpulkan untuk ditanda tangani wali kelas.

Pembiasaan ini akan menjadikan siswa lebih tertib dan akan meningkatkan karakter siswa. Sebenarnya ada pembiasaan lagi saat pulang sekolah yaitu para siswa wajib mengikuti salat duhur sepulang sekolah. Namun, karena para siswa belum PTM semuanya sehingga untuk sementara belum dijalankan lagi. Semoga PTM seluruh siswa bisa diterapkan lagi agar semua pembiasaan sekolah bisa lebih maksimal. Aamiin.

Jelang Ujian Sekolah

 

Tak terasa Ujian Sekolah sudah hampir datang. Agar lulus para siswa wajib mengikuti Ujian Sekolah dan Ujian Praktik. Berbagai persiapan telah dilakukan sekolah baik guru, panitia dan juga siswa. Tahap awal para siswa akan melaksanakan latihan soal mulai hari Senin, tanggal 28 Maret 2022. Panitia telah mempersiapkannya. Para guru mapel telah membuat soal sesuai dengan ketentuan.

Selama seminggu ini pembelajaran juga lebih ditekankan pada latihan soal dan menyelesaikan materi. Jelang Ujian Sekolah, guru harus ekstra telaten memberi pengarahan pada siswa untuk tekun belajar dan aktif masuk sekolah. Khusus kelas 9 para siswa sudah Pembelajaran Tatap Muka secara penuh. Jadi, para siswa masuk setiap hari. Pembelajaran sudah kembali seperti biasa. Protokol kesehatan tetap diterapkan dengan mencuci tangan saat masuk sekolah, tes suhu dan wajib memakai masker.

Berbagai hal telah saya terapkan saat mengajak siswa membahas soal. Hal ini untuk mengantisipasi saat ini. Para siswa masih banyak yang bicara sendiri, kurang konsentrasi atau semaunya sendiri saat mengikuti pembelajaran.

 

Salah satunya, tempat duduk siswa harus diatur. Saya mengajak para siswa putra duduk di barisan pertama dan kedua. Dengan cara ini para siswa lebih tertib. Alhamdulilllah mereka lebih mudah diatur. Selanjutnya saya lebih santai dalam memberikan materi esensial. Kadang dengan guyon agar anak tidak jenuh. Namun, tetap mengedepankan tertib. Yang tak kalah penting adalah menekankan kejujurun. Saya berusaha memberikan pengarahan agar siswa mengerjakan sendiri. Masalah nilai akhir itu bukan hal utama. Yang utama adalah proses menuju hasil. Percuma hasil bagus tetapi bukan pikiran sendiri. Lebih baik nilai kurang baik tapi hasil pikiran sendiri. Uji Coba untuk menguji diri sejauh mana kemampunan diri. Jika kurang bagus nilainya, para siswa bisa mencari tahu sebabnya dan tahu cara yang benar.

Saat ini soal-soal lebih menekankan soal literasi dan numeralisasi. Jadi anak-anak harus dilatih untuk gemar membaca. Rata-rata membaca siswa amat kurang. Oleh karena itu saat latihan soal. guru benar-benar mengajarkan anak-anak untuk belajar membaca. Nilai kurang maksimal karena anak-anak cenderung malas membaca. Dengan latihan terus menerus, para siswa akan lebih baik. Semoga.

#tantanganmaretbahagia2022

#maretbahagia22

 

 

Rabu, 23 Maret 2022

Juara-juara Gridaba

 





Pada bulan Maret tahun 2022 ini beberapa guru dan kepala sekolah di kabupeten semarang disibukkan dengan lomba guru dan kepala sekolah berprestasi. Selain itu, setiap sekolah juga diwajibkan mengikuti lomba OGN tahun 2022. Para siswa pun juga ada lomba FLSN.

Seleksi  kali pertama adalah seleksi  kepala sekolah berprestasi dan guru berprestasi yang dilaksanakan di SMPN 2 Tuntang.  Alhamdulilah Kepala Sekolah SMPN 2 Banyubiru, Ibu Sumiyatun, S.Pd. berhasil masuk nominasi 10 besar dalam tahap pertama. Beliau pun mengikuti babak berikutnya. Pada tahap ini pun naik menjadi urutan 8. Syukur alhamdulilah telah menorehkan sejarah pada sekolah.

Selanjutnya para guru yang mendapat tugas untuk mengikuti seleksi OGN mulai bersiap-siap dengan membuat best practice. Hari Sabtu lalu para guru sibuk mempersiapkan. Saya dan guru lain hanya bisa berdoa dan menyemangati. Tahun-tahun lalu tanpa membuat best practice. Kali ini para peserta wajib membuatnya. Tampak bapak ibu guru peserta OGN sudah mempersiapkan.

“Semoga sukses ya Bu Lina,” ucapku saat bertemu Bu Lina.

Hari Senin siang grup WA mengabarkan bahwa Bu Lilis, guru IPA  masuk sepuluh besar. Kami pun mengucapakan selamat pada Bu Lilis. Grup WA sekolah pun ramai dengan ucapan selamat.

[Alhamdulilah Bu Lilis. Ikut bersyukur. Semoga membawa keberkahan. Aamiin]” tulis Bu Asih.

[Selamat Bu Lilis. Semoga sukses untuk babak berikutnya] tulisku.

Hampir semua guru mengucapkan selamat. Pada hari Selasa bergantian Bu Lina juga masuk nominasi 10 besar. Subhanallah, Para guru telah berhasil masuk sepuluh besar. Walaupun belum tiga besar untuk babak selanjutnya, hal ini sudah merupakan prestasi bagus. Semuanya menjadi pengalaman berharga bagi guru. Yang belum juara pun menjadi pengalaman berharga.

 

[Terima kasih Bapak/Ibu  atas dukungan dan doa] tulis Bu Lilis.

Hari ini ada kabar menggembirakan lagi. Kali ini salah satu siswa yang bernama Ananda Kafka menjadi juara 2 Tenis Meja putri KOSN 2022 Kab. Semarang. Kejuaraan yang membanggakan. Sekolah amat senang dengan prestasi ini. Siswa putri yang badannya tampak atletis ini memang gemar tenis meja sejak kelas 7. Kini prestasi anak kelas 8 ini makin baik. Kam, para guru pun mengucapkan selamat pada siswa dan pendampingnya di grup. 




Kebahagiaan telah terlukis Indah pada para guru dan anak didik. Semoga Gridaba makin maju untuk mencerdaskan anak bangsa.

 

#Tantanganmaretbahagia2022

#maretbahagia21

 

 

Sabtu, 19 Maret 2022

Pembagian Hasil PTS

 



Syukur Alhamdulillah PTS telah dilaksanakan dengan lancar.  Panitia PTS telah bekrja keras agar pelaksanaan lancar.

Hari Jumat dan Sabtu tanggal 18 dan 19 Maret 2022 adalah pembagian PTS. Hari Jumat untuk kelas 7 dan 8 sedangkan hari Sabtu untuk kelas 9. 

Hari Jumat para wali murid kelas 7 dan 8 mengambil hasil PTS di ruang serbaguna. Alhamdulillah lancar. Ruang serbaguna baru benar-benar bermanfaat bagi warga Gridaba. 

Pembagian PTS untuk kelas 9 dilaksanakan hari Sabtu 19 Maret 2022. Sebagai wali kelas 9 A, saya bersiap-siap menuju ruang serbaguna. Lembaran hasil PTS saya bawa beserta presensi. Tampak ruang serbaguna guna telah banyak wali murid duduk di kursi biru. Para orang tua duduk pada deretan sesuai dengan kelas. 

Bapak ibu wali kelas sudah duduk menempati kursi yang telah disediakan.  Mulai dari kiri 9A, sebelahnya 9 B, 9 C, 9D dan 9 D. Meja juga sudah tertata stopmap yang berisi hasil PTS siswa.

Sebelum acara pembagian PTS, Bu Asih selaku perwakilan dari sekolah memberi pengarahan. Diawali dengan doa bersama kemudian Bu Asih memberi beberapa hal penting antara lain:

Mohon bapak ibu wali murid untuk mendampingi putra putrinya belajar karena sebentar lagi akan ada Ujian Sekolah. Pembelajaran efektif hanya beberapa minggu lagi. Diharapkan putra-putrinya tidak dolan terlebih dahulu. Masih banyak siswa yang belum menyelesaikan tugas. Oleh karena itu waktunya untuk menyelesaikan tugas. Hari ini pun ada beberapa siswa yang hasil PTS tidak diberikan karena belum menyelesaikan tugas. 

Pembelajaran tatap muka penuh saat ini bisa untuk latihan soal. Oleh karena itu, para siswa diharapkan untuk masuk terus. Kalau tidak benar-benar sakit sebaiknya tetap berangkat sekolah. Harapannya semua siswa lulus dengan nilai baik agar melanjutkan sekolah yang baik pula. 

Bapak ibu wali murid mohon untuk memantau putra-putrinya. Ada beberapa agenda yang segera akan dilaksanakan para siswa yaitu ujian praktik dan ujian sekolah

Para siswa diharapkan untuk giat belajar agar lulus dengan nilai memuaskan. Selanjutnya Bu Asih menyampaikan bahwa orang tua sebaiknya ikut mendoakan putra-putrinya dengan tirakat. 

Dicontohkan bahwa ada anak yang kesehariannya biasa saja, tetapi nilai PTS amat bagus. Hal ini bisa saja terjadi karena perjuangan orang tua. Keberhasilan anak bisa juga berkat doa orang tua. Keajaiban itu bisa terjadi jika Allah menghendaki. 

Selanjutnya Bu Tri juga memberi sambutan terkait keadaan saat ini yang amat memprihatinkan. Dimohon orang yang untuk memantau HP anak. Hal itu sebagai bentuk kepedulian orang tua terhadap anak. Jangan sampai HP digunakan hal-hal yang kurang baik. Saat ini pembelajaran lebih banyak tatap muka. Jadi pemakaian HP untuk pembelajaran hanya sebatas informasi.  Oleh karena dimohon bapak ibu untuk membatasi penggunaan HP pada anak agar lebih konsentrasi pada belajar. 

Acara terakhir adalah pembagian hasil PTS. Kesempatan ini bisa menjadi komunikasi penting antara orang tua dan wali kelas. Wali kelas bisa menyampaikan prestasi atau kekurangan perilaku siswa pada saat pembelajaran.

Saya pun menyampaikan hasil PTS pada orang tua dengan memberi tambahan pesan agar para siswa lebih baik. Alhamdulillah jelang Dzuhur pembagian hasil PTS selesai. 

#tantanganmaretbahagia2022

#maretbahagia20 






Hari Ulang Tahun Kabupaten Semarang ke-501


Tepat hari Selasa, 15 Maret 2022 adalah hari ulang tahun Kabupaten Semarang ke 501. Ada beberapa agenda di SMPN 2 Banyubiru. Para siswa kelas 7 dan 8 melaksanakan kerja bakti sedangkan kelas 9 tetap pembelajaran. Oleh karena itu, para siswa kelas 7 dan 8 memakai pakaian olahraga. Para guru memakai pakaian Gagrak Semarang seperti biasanya pada setiap tanggal 15. 

Karena  mengajar kelas 9, saya hanya bisa melihat kegiatan kerja bakti anak-anak lewat grup WA sekolah. 

Tampak mereka antusias bekerja bakti di area sekolah. Bu Dyah selalu urpeng telah membagi tempat yang harus dibersihkan. Para siswa membersihkan dedaunan kering yang berserakan di lingkungan sekolah. 

Sekolah sudah menyediakan beberapa karung kosong yang bisa diisi sampah yang berserakan. Sebagian besar sampah dedaunan yang ada di lingkungan sekolah karena sekolah kami tidak ada kantin. 

Hal ini benar-benar mengurangi volume sampah. Selain itu sekolah telah menerapkan bebas sampah plastik. Para siswa dianjurkan membawa makanan dari rumah. Umpama membawa makanan yang memakai plastik, para siswa wajib membawa kembali ke rumah. 

Alhamdulillah sekolah benar-benar bebas plastik. Apalagi sekolah kami telah mendapat predikat sebagai sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. 

Usai kerja bakti, para siswa istirahat sebentar kemudian mengikuti pembelajaran seperti biasa. Alhamdulillah sekolah tampak bersih. 

Usai pembelajaran para guru berkumpul di ruang guru. Tumpeng cantik dan aneka lauk lezat telah tersedia di meja. 

Doa bersama untuk kesehatan SMPN 2 Banyubiru dan para warga kabupaten Semarang dipimpin oleh Bapak Ali. 

Pemotongan tumpeng pun dilakukan oleh Bu Mia selalu kepala sekolah. Selanjutnya diserahkan kepada Bu Nursih selaku wakil kepala sekolah. 

Kami pun makan bersama dengan nikmatnya. Ada nasi urap, telur, tempe, ikan asin. Ingkung ayam dengan kuah opor menjadikan makan makin menambah selera. Alhamdulillah peringatan sederhana sebagai rasa syukur atas nikmat dari-Nya. Semoga keluarga besar Gridaba dan para pemangku kabupaten Semarang selalu diberikan kesehatan. 

#tantanganmaretbahagia2022

#maretbahagia19

Plong


Itulah yang kurasakan di hatiku seraya mengucap Alhamdulillah usai menyelesaikan tugas. Tugas ini sebenarnya sudah dilakukan sehari-hari. Bahkan berpuluh tahun memang mengajar. Namun, saat disupervisi rasanya hati ada yang beda. 

Jadwal supervisi semester genap telah terpasang di papan tulis ruang guru. Kulihat jadwal supervisi hari Senin. Di tengah sibuk membuat soal latihan Ujian Sekolah, aku harus mempersiapkan. Walaupun sudah biasa mengajar, kali ini aku tetap mempersiapkan. Mulai RPP dan perangkat lainnya. 

Sampailah hari H. Pagi sebelum pukul 07.00, Senin 14 Maret 2022 aku sudah sampai sekolah. Segera aku persiapkan perlengkapan dan blangko supervisi. 

"Supervisi jam pertama, Bu," kuingatkan pada Bu Ita selaku supervisor. 

"Siap Bu," jawab Beliau

Aku segera menuju  kelas 9 B yang berada di kelas bawah. Sambil berjalan kulantunkan doa agar lancar saat disupervisi. Para siswa diam saat aku memasuki kelas. Suara merdu guru PAI, Bu Novi terdengar dari kelas. Guru muda nan cantik ini sedang memimpin Asmaul Husna dari ruang TU dengan alat tertentu sehingga semua kelas bisa menyimak. 

Bu Ita memasuki ruangan ketika anak-anak masih melantunkan Asmaul Husna. Sesaat kemudian bel berbunyi tanda pembelajaran pertama dimulai. Beliau duduk di belakang para siswa. RPP dan perangkat lainnya aku serahkan. 

Aku awali pembelajaran dengan doa, menyanyikan lagu wajib dan lagu Caca marica Deng lirik tentang pembelajaran bahasa Indonesia. Asyik lho. Namun agak disayangkan aku ada sedikit kata yang lupa. 

Kali ini aku memilih KD tentang menganalisis struktur dan kebahasaan teks inspiratif. Segera aku tulis indikator dan rencana pembelajaran di papan tulis. 

Selanjutnya aku ajak anak-anak membaca kisah inspiratif yang ada dalam buku paket. Aku pun bertanya jawab dengan anak-anak tentang kisah inspiratif. 

Pembelajaran dilanjutkan dengan membahas tentang materi inti. Tata cara penulisan percakapan,  kalimat dengan urutan waktu serta  penggunaan kata ganti dengan jelas aku terangkan di depan kelas. Para siswa pun mempraktikkan di buku dan beberapa siswa maju. 

Latihan juga aku terapkan lagi lewat lembar kerja yang kubagikan pada siswa secara berkelompok. Para siswa berdiskusi. 

Per kelompok menganalisis kebahasaan yang ada dalam teks kisah inspiratif. Selanjutnya mereka mempersentasikan di depan kelas secara bergantian. 

Alhamdulillah mereka lancar dan mampu mempresentasikan hasil diskusi. Mereka dapat menyebutkan kalimat dialog, kalimat yang menyatakan urutan waktu dan kalimat dengan kata ganti yang salah dan membetulkan. 

Sebagai bentuk apresiasi siswa adalah dengan memberi tepuk tangan. Akhirnya pembelajaran ditutup dengan refleksi dan pemberian tugas. Alhamdulillah pas bel berakhirnya pembelajaran, supervisi selesai. 

Rasanya _plong_ usai melaksanakan tugas supervisi. Aku pun meninggalkan kelas dengan perasaan bahagia. Alhamdulillah.

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia18



Sabtu, 12 Maret 2022

Peringatan Isra Miraj Gridaba (16)

 

Sabtu, 12 Maret 2022 Gridaba memperingati hari besar Islam Israj Miraj. Sebuah peringatan yang lama sekali tidak dilaksanakan karena pendemi. Alhamdulilah saat ini kami bisa memperingati. Kegiatan ini diselenggarakan oleh para pengurus OSIS baru. Kali pertama OSIS mengadakan acara selama kepengurusan yang baru.

Peringatan ini diselenggarakan masih dalam masa anak-anak masih mengikuti pembelajaran secara blended learning. Jadi anak-anak kelompok 2 mengikuti KBM terlebih dahulu. Sedangkan kelompok 1 berangkat pukul 09.45 langsung mengikuti peringatan di ruang serba guna yang merupakan gedung baru.

Pukul 10.00 anak-anak kelas 7 sampai kelas 9 sudah menempati ruangan dengan duduk lesehan. Beberapa siswa ada yang berada di teras karena ruangan penuh. Bapak ibu guru yang berseragam batik coklat dengan kerudung merah duduk bersama di panggung. Suasana amat ramai saat itu. Para siswa tetap memakai masker. Mereka duduk sambil mengikuti acara demi acara. Sebelumnya para siswa telah disarankan untuk membawa bekal makan dan minum dari rumah.

Tema kali ini adalah meneladani uswatun Hasanah Rasulullah melalui pembiasaan pendidikan karekter.  Bu Mia selaku kepala sekolah menghimbau agar karakter anak didik makin baik. Patuh pada guru, jujur dan duduk dengan baik adalah bagian dari karakter. Bu Mia mengimbau agar peringatan ini menjadikan anak didik berkarakter. Selanjutnya beliau mengharapakan para anak didik untuk mengikuti acara hingga akhir.

Sambutan ketua panitia dan ketua OSIS disampaikan dengan suara lantang dan jelas. Ketua OSIS baru bernama Bias menjadikan suasana ramai sedikit reda.

Acara yang ditunggu pun tiba. Tausiyah yang akan disampaikan Pak Ali Nugroho, guru agama Islam Gridaba. Dengan senyum khas, Pak Ali naik panggung. Dengan suara penuh semangat, para siswa bisa diam. Pak Ali bisa menjadikan para siswa tenang.




Sesuai dengan tema bahwa Pak Ali mengharapakan anak-anak bersikap jujur, patuh, dan hormat pada guru. Tak lupa mengingatkan agar salat lima waktu dijalankan dengan baik. Saat ditanyakan pada para siswa yang tidak subuhan, masih banyak siswa yang belum juga melaksanakan. Selain itu, Pak Ali mengajak anak-anak untuk selalu minta maaf jika ada kesalahan dengan siapa pun. Sayang dan hormat kepaa orang yang lebih tua itu wujud dari karakter. Keteladanan Rasulullah bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebuah ilmu bermanfaat telah kami terima. Semoga mulai saat ini kita bersama-sama kembali menjadi murid yang patuh guru. Akhirnya acara ditutup dengan doa. Alhamdulillah acara berjalan lancar.

 Ambarawa, 12 Maret 2022

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia16

 

CAFÉ SASAME AMBARAWA

 


Rencana makan bersama ke Cafe Sasame telah lama kami inginkan. Selama menempati di tempat baru, kami belum pernah ke tempat yang berada di kota Ambarawa ini. Momen bertepatan dengan ultah suami adalah waktu yang pas. Ini hanya suatu cara menjalin kebersamaan bersama keluarga.

Selepas acara singkat usai maghrib dengan perayaan singkat, kami berempat meluncur ke TKP.  Hari telah malam. Suasana Ambarawa malam itu terang benderang walaupun sebelumnya agak mendung. Sampai di depan Klenteng mobil berbelok menuju café yang berada di sebelah kiri Kantor Pos Ambarawa. Lampu berpendar dengan indahnya. Beberapa mobil berada di halaman sisi kanan. Sebuah tulisan ‘Selamat Datang’ bersinar merah menyambut kami.

Kami pun bersama memasuki café setelah terlebih dulu mencuci tangan. Anak Ragil mengambil nomor meja dan daftar menu lalu memasuki ruang yang merupakan rumah kuno. Tampak bangunan kokoh dan jendela kuno berada di sisi –sisi ruangan.






“Kita ke belakang saja ya,” tawar anak sambil kami terus berjalan. Di ruang-ruang telah banyak orang yang sedang menikmati hidangan bersama.

“Oke,” ucapku singkat sambil berjalan.

Kami memilih di sebuah bangunan yang berada di belakang rumah inti. Sebuah bangunan yang baru dengan bentuk terbuka. Bangunan luas dengan anyaman bambu yang indah. Kami memilih tempat dengan kursi-kursi kayu yang baru. Sepi saat itu. Hanya beberapa yang sedang makan.

Tempat yang cocok untuk acara-acara yang terbuka dengan pemandangan luar yang indah.  Tampak bunga-bunga hias berada di depan tempat kami duduk. Tempat ini pas banget untuk acara pertemuan –pertemuan komunitas karena tempat luas dengan suasana asri dan nyaman.

Segera kami menulis menu sambil menikmati malam yang sejuk.

“Bapak milih dulu, kan ulang tahun ,” tanyaku sambil menatapnya.

“Pilih yang lain, jangan es jeruk terus!” saranku karena selama ini kalau makan bersama tak lupa dengan es jeruk.

Suami dan anak Ragil pun memilih menu  sup buntut. Sedang aku dan anak mantu memilih menu lain. Nasi ayam.

Sambil mengobrol, si Anak menginginkan pindah di dalam karena tempat agak gelap. Kami segera pindah tempat di ruangan.  Ruangan dengan meja yang unik karena hasil reka dari mesin jahit yang berubah menjadi kursi cantik telah kami duduki. Sebuah lukisan kereta api yang merupakan ikon Museum Kereta Api Ambarawa menghiasai ruangan.

Beberapa menit kemudian minuman dan cemilan datang. Kemudian disusul menu yang kami pilih. Makan bersama menjadi nikmat karena dibarengi rasa bahagia. Tempat ini recomendet banget untuk makan bersama keluarga. Mungkin hanya menu ditambah kali. Namun, yang pasti ada aneka minuman kopi asli dengan aneka varian. Jadi yang senang sensasi kopi, bisa merapat (heee kok promo). Tempatnya juga mudah dijangkau karena berada di jalan utama kota Ambarawa.  

Alhamduliah, kami bisa menikmati makan malam dengan bahagia. Terima kasih ya Allah telah Kau beri nikmat tak terhingga.

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia15

Kejutan Anak-anak untuk Bapak

 

Membahagiakan orang lain adalah bagian ibadah. Apalagi membahagiakan orang tua. Benar-benar amat berlimpah pahalanya.

Itulah yang ada pada keluarga kami. Anak-anak memberi kejutan kepada Bapaknya di hari ulang tahunnya hari Rabu, 9 Maret lalu

Tentu saja kejutan yang membahagiakan. 

Tepat tanggal 9 Maret adalah hari ultah suami. Sebenarnya saya dan anak-anak sudah mengucapkan langsung. Yang jauh juga sudah mengucapkan lewat VC. 

Rencana awal kami hanya ingin makan bersama untuk merayakannya. Namun, siang sepulang sekolah ada rencana lain dari anak-anak. 

Anak Ragil dan istrinya sudah membuat kejutan yang telah direncanakan oleh kakak-kakaknya yang berada di luar kota. Klik jadi deh. Saya hanya mendukung ide tersebut. 

“Ayoo Bapak, segera ganti baju. Setelah Magrib jadi lho keluar!” ucapku sambil menuju kamar untuk ganti baju. 

Aku pilih gamis dengan kerudung yang sesuai. Suami juga segera ganti kaos.

"Lho kok itu sih Pak. Yang agak bagus gitu lho,” tegurku ketika aku lihat suami memakai kaos biasa. 

Padahal aku ingin yang lain agar acara nanti bisa bagus saat diambil gambarnya.

"Alah ini saja toh nanti pakai jaket," kilah suami. 

Setelah aku protes,  ganti juga kaosnya dengan tetap mau pakai jaket. Jadinya sama deh. Okelah, penting bersih. 

Saat itu aku sudah saling kabar dengan anak yang berada di rumah bawah. Sementara suami sudah siap di ruang tamu.  Aku sudah saling kabar dengan anak untuk mengecek persiapan kejutan. 

“Tunggu dulu ya Bapak, aku mau panggil anak dulu.“

Suami masih bertelepon dengan Pak RT ketika Anak Ragil mengabarkan sudah siap. Akhirnya kami menunggu sampai waktu tepat. Suami belum tahu rencana kami. Foto VC bersama kakak- kakaknya sudah on semua. Tinggal nunggu suami selesai bicara. Namun, yang ditunggu tak juga rampung. Suami makin asyik bertelepon ria. Kami harus sabar menunggu. Walaupun agak gemes. Hee

“Ayoo, Pak. Sudah malam lho,” kataku mengingatkan karena Anak Ragil dan istrinya sudah di teras  belakang rumah.

Akhirnya suami menutup percakapan dan siap keluar. Aku pun mencegahnya. 

“Happy Birth Day Bapak, semoga sehat selalu.” Kami bertiga beriringan bernyanyi sambil membawa roti ultah dan rangkaian bunga yang cantik. 

Suami kaget dengan kejutan ini. 

"Apa ini?" ucap suami dengan senyum. 




Kemudian suami meniup lilin. Wah seperti anak kecil lagi. Tidak apa-apa. Ini bentuk perhatian agar bapaknya bahagia. 

Senyum terpancar di wajah suami. Aku pun ikut terharu dengan kejutan yang diberikan ketiga anak dan menantu kami. Tak terasa air mata meleleh sambil terpingkal-pingkal karena ulah lucu suami saat mau difoto sambil membawa buket bunga cantik.

Kebahagian tercipta. Alhamdullilah usai purna setahun lalu suami tetap sehat. Inilah kado terindah dari Allah ditambah dengan kasih sayang anak-anak yang semuanya telah berkeluarga. 

Terima kasih ya Allah. Kau berikan anak-anak  yang  bisa membahagiakan orang tua.  Semoga Allah membalas budi baikmu, anak-anakku. Aamiin

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia14

Rabu, 09 Maret 2022

Vaksin Booster


Pandemi covid-19 belum juga berlalu. Salah satu ikhtiar yang bisa kita lakukan adalah mengikuti vaksin. Alhamdulillah hampir semua warga Gridaba telah melakukan vaksin ketiga, booster. 

Masih dalam ingatan saat saya saat ikut vaksin booster pada akhir Januari.  Sebenarnya belum ada keinginan untuk ikut vaksin booster. Hal ini karena beberapa teman yang sudah vaksin ketiga merasakan efek samping. Ada yang merasakan pusing, mual dan demam usai vaksin. 

Namun, ajakan teman,  tak bisa ditolak. Saat saya masih mengajar, ada telepon masuk.

"Bu, ayoo ikutan vaksin," ajak Bu Nur Mualifah

"Kapan, Bu?" tanyaku penasaran.

"Hari ini, nanti pukul 11.00 ya?"

Dengan perasaan campur aduk saya mengiyakan. Sebenarnya merasa agak ragu karena beberapa teman ada efeknya. Namun, dengan niat  bismilah saya siap ikut. 

Usai mengajar kami berdua meluncur ke Puskesmas Banyubiru dengan sepeda motor. Saya nebeng Bu Nur Mualifah. Perjalanan dari sekolah sampai Banyubiru berjalan lancar tanpa kendala. Alhamdulillah. 

Puskesmas sepi. Hanya dua orang yang sedang vaksin. Saya dan Bu Nur langsung disambut oleh petugas dengan senyum.

"Silakan Bu, ini menulis formulir dulu," ucap petugas berbaju putih. 

Kami pun menulis nomor yang sesuai dengan KTP. Tak berapa lama Bu Nur diperiksakan suhu badan lalu menuju ke tempat lain untuk suntik vaksin.

"Ini jenisnya vaksin apa Bu?" 

"Moderna,  pas hanya berdua saja," jelasnya. 

Sejenak saya berpikir bahwa virus ini sama dengan teman-teman. Berarti ada efek samping walaupun ada yang tidak. Hati jadi kepikiran. 

Hanya beberapa detik pelaksanaan vaksin moderna berjalan lancar. Saya dan Bu Nur Mualifah pulang menuju sekolah lagi. Tak ada rasa apa-apa saat itu. Dalam hati saya berdoa agar kami sehat. 

Sampai rumah hanya terasa pegal di tangan yang disuntik. Memang agak beda tangan saya yang kiri. Seolah membengkak. Sampai malam juga tak ada rasa sakit. Saya bersyukur bisa tidur nyenyak. Namun, pagi harinya kepala terasa berat dan agak panas. Kebetulan hari Minggu sehingga saya tidak tergesa-gesa untuk sekolah. 

Usai sarapan saya minum obat yang diberikan perawat. Sebenarnya kemarin saya sudah minum obat parasetamol. Namun, kepala terasa pusing dan badan gemetar. 

Hingga siang masih juga terasa. Demam belum juga turun. Saya seharian hanya berbaring saja. Agak sore saya minum obat yang diberikan anak. Selanjutnya saya tidur lagi setelah makan. 

Alhamdulillah jelang magrib keringat bercucuran. Rasa demam berangsur hilang. Badan lebih enak.

#tantanganmaretbahagiagbm2022

#maretbahagia13