Jumat, 10 Juni 2022

Keseruan Outbound di Taman Kelinci Kabupaten Semarang


Usai PAT, para siswa kelas 8 mengikuti outbound di Taman Kelinci yang berada tidak jauh dari sekolah kami. Tepatnya di dekat objek wisata muncul Banyubiru. 

Pada kesempatan kali ini, saya ikut membersamai mereka. Bersyukur bisa melihat langsung objek Wisata Taman Kelinci yang merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Semarang. 

Walaupun bukan yang ditunjuk ikut kegiatan, saya memberanikan diri izin untuk ikutan. Ya, penasaran dengan objek ini sekaligus ingin bersama anak-anak. 

Bersama Pak Dono, kami sampai di objek wisata hanya beberapa menit saja. Objek wisata ini berada di pinggir jalan utama Salatiga- Ambarawa. 

Beberapa bus tampak parkir di  depan objek wisata. Segera kami memarkir sepeda motor. Tampak anak-anak kecil sedang bermain permainan yang dipandu oleh pemandu. Kami pun memasuki objek sambil mencari keberadaan para siswa. Kami tidak beli karcis karena sudah dalam satu paket outbound. 

Sebuah jembatan dengan dinaungi tumbuhan yang menjuntai kami masuki. Suasana sejuk terasa dengan angin semilir. Aliran sungai berada di bawah jembatan. 

Objek wisata ini sudah jauh berbeda kala kali pertama saya  ke sini. Sekarang tempat lebih luas.  Sebuah kolam renang dengan birunya air di depan mata. 

Kami terus berjalan naik untuk mencari keberadaan para siswa. Kanan kiri tampak indah dengan tanaman dan bunga yang mekar. Semuanya tampak indah. Tak lama kemudian kami menemukan para siswa beserta bapak ibu guru. Tampak mereka sedang berfoto di depan bangunan cantik. 

"Ayoo gabung!" ajak Bu Nur Mualifah.

"Monggo Bu," sambut sang pemandu yang membawa kamera.

Tak segan saya dan Pak Dono berlari mendekati. Tak lama kemudian ada Ibu Mia, kepala sekolah kami beserta Bu Nursih. Kami pun berseru sambil tersenyum penuh semangat. Ceprat -cepret dimulai dengan penuh ceria. 

Saya pun bergabung dengan para guru serta menyertai mereka dengan aneka permainan. Waktu itu anak-anak dikelompokkan menjadi tiga dengan nama kelompok Matematika, PPKn dan IPS ( semoga gak salah sebut). Per kelompok membuat yel-yel lalu ditampilkan. Mereka pun diberi kesempatan untuk berkreasi dengan yel-yel yang seru. Kelompok lain pun memberi penilaian. Tepuk tangan meriah menyertai mereka. 



Aneka permainan pun berlanjut. Mengambil bola kecil warna-warni dengan kaki dipegang temannya. Seru juga saat mereka satu persatu mengambil bola. Ada yang jatuh. Di situlah keseruan tercipta. 

Permainan memindah susunan kotak dengan beda ukuran pada tempat lain ini tak kalah serunya. Sulitnya adalah saat dipindahkan harus bersusun dengan tetap ukuran kotak besar di bawah. Otak pun diajak berpikir, saling kerjasama sangat diperlukan dalam setiap permainan. Inilah bagian dari outbound untuk saling berbagi, saling kerjasama dan dibutuhkan kepemimpinan. 

Usai permainan bersama, para siswa mengikuti uji nyali dengan meniti. Diawali naik tangga ke atas setinggi satu meter untuk melalui titian hingga ke titian selanjutnya yang lebih menantang. Titian kedua adalah sebuah tali satu buah yang lebih besar. Di bawahnya ada sungai. Hemm serem juga.  

Dengan keamanan yang komplet yang direkatkan badan para siswa meniti dengan penuh hati-hati di tali tersebut. Ini merupakan uji nyali para siswa. Dibutuhkan keberanian untuk bisa meniti sampai ujung tali. Ya, walaupun tak terlalu panjang, tetap dibutuhkan semangat dan mental berani. 

Satu per satu anak-anak  bisa melewati dengan lancar.  Usai permainan ini para siswa diuji yang lebih seru dan penuh tantangan yaitu flying fox. Dari ketinggian kurang lebih tiga empat meter, pada siswa memakai perlengkapan komplit dengan helm, ikat pinggang dll. 

Dari bawah saya hanya bisa menyemangati. Tampak ada yang agak ragu karena harus bergelantung di atas tali dengan cepat. Anak-anak yang di bawah menyemangati karena beberapa temannya ada yang ragu, takut. Namun, saat sudah melayang mereka tertawa bahagia.  Benar-benar seru permainan ini. 


Selanjutnya yang sudah selesai flying fox, para siswa bermain air di dekat kolam renang. Sebuah pralon setinggi satu setengah meter dengan lubang sana-sini harus diisi air. Dalam pralon ada bola kecil. Pemenangnya adalah yang bisa mengeluarkan bola kecil. Tentu saja sangat sulit karena saat diisi air dengan ember, air dalam pralon keluar lewat lubang -lubang. Walaupun sudah ditutupi oleh tangan-tangan anak-anak, air tetap keluar juga. Basah tak bisa dihindari.

Bergotong-royong mengisi air. Permainan ini juga amat seru. Para pemandu yang sebagian besar mas-mas ini memberi semangat untuk saling berlomba dengan temannya. Akhirnya mereka bisa mengeluarkan bola. Tampak mereka tersenyum bahagia dengan basah kuyup. 

Semua siswa yang selesai flying fox dilanjutkan permainan air ini. Mereka benar-benar menikmatinya. Tersenyum bahagia terpancar di wajahnya. 

Kegiatan penutup adalah bermain air di kolam renang. Sesuai dengan kelompoknya para siswa berenang, bermain air. 

"Ayoo menghadap ke sini, saya foto," seru saya. Tawa dan canda mewarnai kebersamaan mereka. 

Acara terakhir adalah makan bersama di ruangan terbuka yang nyaman.  Sambil makan bisa melihat pemandangan yang asri. 

Objek wisata ini sangat bagus untuk anak TK, SMP atau SMA. Permainan dalam outbound akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan.  

Yuk manjakan anak didik dengan outbound. Anak akan belajar banyak hal dalam kegiatan ini. Jiwa kepemimpinan, kebersamaan, gotong royong, uji nyali akan terbentuk. Selain itu hati para siswa dibuat happy. 

Ambarawa, 10 Juni 2022

#Tulisan (1)  Lomba Blog Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi dalam grup WA belajar menulis PGRI bersama Omjay

# salam literasi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar