Rabu, 29 Juni 2022

Eling Bening, Objek Wisata dengan View Rawa Pening





Masa pandemi sudah agak reda, objek wisata pun kini jadi incaran para pelancong yang ingin berekreasi. Objek wisata yang selalu ramai dikunjungi dan viral di Kabupaten Semarang adalah Eling Bening. Eling Bening yang berasal dari Jawa ini berarti eling : ingat, bening: jernih. 

Menurut pemilik objek wisata ini berharap bahwa saat pergi ke tempat ini, kita selalu ingat akan Tuhan dan hati pun jadi jernih. Benarkah ini?

Pukul 15.30 ada notifikasi dari teman kuliah waktu di IKIP Semarang yang mengabarkan bahwa ia berada di Eling Bening. 

[Sampai pukul berapa, Dik Tut?]

[Bersama keluarga atau teman sekolah?]tanyaku lewat WA

Dia pun menjawab bersama teman sekolah lama dan ini objek wisata terakhir. Karena kurang jelas, saya pun menelpon. 

Kira-kira pukul 16.00 saya diantar anak sampai ke Eling Bening. Tempat yang sudah beberapa kali saya kunjungi. Saya pun masuk objek sendiri dengan membayar karcis dua puluh lima ribu rupiah. Saya berjalan sambil mengabarkan jika saya sudah di Eling Bening.  

"Saya berada di bawah yang ada naganya," ucapnya dalam telepon. 

Saya berjalan sambil melihat tempat ini yang agak lama belum ke sini lagi. Tampak bangunan depan masih sama. Gedung putih bertingkat yang bertuliskan Eling Bening. Tempat parkiran juga penuh padahal tidak hari Minggu. 

Segera saya menuju tempat yang ada naganya lewat jalan depan toko oleh-oleh dan Musholla. Agak ke selatan ada gedung terbuka yang bisa untuk duduk-duduk. Selanjutnya saya sampai di dekat patung naga yang berada di bawah.

Sebuah perahu buatan dengan berbentuk naga putih berada di sebuah ketinggian. Di bawah ada tebing yang terjal. Wohh...serem. Sebuah pemandangan dengan view Rawa Pening amat menakjubkan. Dari kejauhan air Rawa Pening amat bening dengan berlatar gunung Merbabu. Benar-benar indah view dari Eling Bening.

Tak lama kemudian kami bertemu. Kami saling berpelukan. Teman kuliah saat di IKIP yang berasal dari Tegal ini adalah sahabat lama yang dulu seperti kakak beradik. Ke mana pun selalu bersamanya. Bisa klop deh.




Kami pun melepas kangen dengan  saling berbagi cerita. Tak terlewatkan kami saling berfoto ria di atas ketinggian sambil memandang indahnya pemandangan.

Selanjutnya saya dipertemukan dengan teman-temannya. Tak lupa saya mengabadikan tempat yang bagus. Banyak perubahan yang ada di Eling Bening ini. Ada kolam renang dengan birunya tampak dari tempatku duduk. Karena penasaran saya pun mendekati kolam yang berada di bawah. 

Selain kolam ini dulu ada juga yang berada di atas yang dekat dengan kursi -kursi apik yang berada di pelataran. Sayangnya saya tidak ke tempat itu. 

Kolam yang di bawah ini ternyata lebih luas dan dalam. Pemandangan dari sini tak kalah indahnya. Sambil berenang atau sekadar duduk-duduk kita bisa melihat pemandangan yang memukau dengan angin semilir. Saya hanya bisa mengabadikan dari jauh. Namun, rasanya ikut merasakan sejuknya sore itu. 

Sejurus mata memandang ada juga tempat bermain khusus anak-anak.  Ada ayunan dan lainnya yang asyik. 

Karena sudah sore jelang Magrib, rombongan akan segera pulang. Kami pun berpisah. Rombongan teman akan pulang ke Tegal. Saya pun pulang ke rumah dengan naik ojol. Alhamdulillah pertemuan yang singkat tetapi berkesan. 

Untuk menuju objek wisata ini mudah kok. Umpama  dari Semarang atau Solo kita menuju terminal Bawen. Selanjutnya menuju jalan ke Ambarawa. Sebelum sampai Ambarawa, teman-teman belok ke kiri menuju objek wisata Eling Bening. Kurang lebih lima ratus meter sudah sampai. Yuk ke objek ini bersama teman atau keluarga pasti seru. 

Ambarawa, 29 Juni 2022

#tulisan ke-20

#menulis blog bersama Omjay

#salam literasi 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar