Kamis, 07 Juli 2022

Indahnya Batu Pandang Ratapan Angin

 


Ini objek yang paling bagus menurut saya. Baca tulisan itu saja sudah menarik. Seperti apa ya? 

Objek wisata ini menarik karena pengunjung bisa melihat pemandangan telaga warna dari ketinggian. Woh pasti seru. Saya pun penasaran. Setelah mobil diparkir, pemandangan yang ada adalah bebatuan yang ada di sekitar objek. Banyak sekali bebatuan tinggi yang di bawahnya ada perkebunan penduduk. 

Kami masuk objek dengan membayar lima belas ribu rupiah. Jalanan menanjak. Untung saya memakai sepatu jadi nyaman untuk berjalan. Objek ini berada di ketinggian dengan batu-batuan yang terjal.  Hemm harus ekstra hati-hati. Tadi petugas karcis menyarankan untuk menyimpan karcis karena ada asuransi. Itulah sebabnya ada asuransi karena medannya amat membahayakan jika tidak hati-hati. 

Kami pun menuju spot pertama. Kami naik pada bangunan kecil seperti gazebo. Up .. dengan bantuan anak saya naik ke atas. Tampak telaga begitu indah. Benar-benar memukau pemandangannya. Beberapa orang sedang mengambil gambar dari bangunan ini. Sedangkan yang akan difoto ada di atas batu yang terletak di bawahnya. Kami harus antre untuk bisa foto di atas batu dengan background telaga warna. 

Sesaat saya dan suami serta anak sudah dekat batu menunggu giliran. Sesaat saya teriak seolah mengingatkan pada orang lain untuk hati-hati. Agak miris juga kala saya sudah duduk di atas batu yang bawahnya ada tebing.  Alhamdulillah kami bisa mengabadikan momen terindah.

Selanjutnya kami turun untuk menuju spot lain. Saat menuju spot lain ada seorang yang membawa burung hantu. Saya hanya lewat saja sambil melihat beberapa anak kecil berfoto dengan binatang yang berwarna putih.

Kini kami memasuki taman yang ada tulisan ' Batu Pandang Ratapan Angin ' jalanan masih menanjak untuk ke spot lain. Di sisi kiri ada spot ayunan yang bawahnya tebing. Untuk yang ini hanya kami lewati. Saya berhenti sambil agak ngos-ngosan. Jalanan menanjak terus untuk sampai pada gardu yang berada di bebatuan tinggi. Ada jembatan untuk mencapai ketinggian tersebut. 

Suami berjalan ke atas. Penasaran dengan spot itu. Saya gak kuat untuk naik karena benar-benar menguras tenaga. Saya dan anak menantu memilih duduk di depan warung yang berada di bawah. Kita bisa melepas lelah dengan beli minuman sambil menikmati pemandangan telaga warna. Sungguh nikmat sekali. 

Tak lama kemudian suami dan anak lanang turun. Kami pun bersama kembali ke parkiran mobil untuk menuju objek wisata selanjutnya. 

Tulisan ke-27

Menulis blog bersama Omjay 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar